WaveMedRadCard™ · RadPatch
Kasus penggunaan 12 · Rombongan Haji & Umrah × Maskapai

Dari gerbang keberangkatan hingga gerbang kepulangan,
satu patch.

Diberikan saat check-in, dibaca di Arafah, dibaca lagi saat pulang.

Diberikan maskapai sebelum naik pesawat, dibaca awak kabin selama penerbangan, oleh petugas penyelamat setempat di Tanah Suci, dan oleh rumah sakit di tanah air setelah pulang. Keamanan tanpa putus yang dibangun bersama oleh penyelenggara perjalanan ibadah dan maskapai.

Rombongan Haji & Umrah × Maskapai
Untuk siapa

Untuk maskapai yang mengoperasikan penerbangan carter dan rute rombongan haji dan umrah, untuk penyelenggara dan ketua rombongan yang membentuk rombongan, serta untuk keluarga yang melepas orang tuanya ke Tanah Suci.

Informasi hilang di antara maskapai, penyelenggara, dan rumah sakit setempat

  • Dalam perjalanan ibadah, maskapai, penyelenggara, dan rumah sakit setempat bergerak sendiri-sendiri. Saat terjadi kecelakaan, informasi hilang di antara ketiganya.
  • Daftar penumpang ada di konter maskapai, daftar rombongan ada di kantor penyelenggara. Jemaah yang pingsan di Arafah tidak membawa satu pun, dan dengan kain ihram putih hampir tak ada tempat untuk kartu identitas.
  • Petugas penyelamat setempat berbahasa Arab, sedangkan jemaah berbahasa Melayu, Indonesia, atau Bengali. Jemaah lansia yang pingsan tidak bisa menyebutkan obatnya ataupun nomor ketua rombongannya.
  • Di dalam pesawat carter, internet tidak bisa diandalkan, dan awak kabin tidak punya cara untuk mengetahui alergi setiap jemaah lansia atau obat apa yang diminumnya.

Kuala Lumpur → Jeddah → Makkah → pulang

  1. Berangkat · check-in

    Di konter maskapai di Kuala Lumpur, Mak Aminah, 68 tahun, menerima gelang berlogo maskapai bersama seluruh rombongannya. Desktop Writer sudah menuliskannya sekaligus dari daftar yang dikirim penyelenggara, berisi data yang dipilih Mak Aminah sendiri: golongan darah, alergi penisilin, obat tekanan darahnya, nomor ketua rombongan, dan hotel di Makkah.

  2. Sebelum lepas landas

    Saat Mak Aminah naik pesawat, seorang awak kabin menempelkan ponsel ber-𝒱WaveMed ke gelangnya selama satu detik. Tanpa internet, obat tekanan darah dan alergi penisilinnya sudah tercatat sebelum lepas landas.

  3. Arafah · 14.10

    Di tenda rombongannya di Arafah, Mak Aminah tiba-tiba pusing dan jatuh pingsan di tengah para jemaah perempuan serombongan. Mereka sama-sama berbahasa Melayu, tetapi tak seorang pun tahu obat apa yang ia minum, dan ketua rombongan berada di ujung lain perkemahan. Ponselnya tertinggal di tas di hotel.

  4. 14.14

    Seorang paramedis Arab Saudi datang. Mak Aminah tidak bisa menjawab dan rekan-rekannya tidak bisa berbahasa Arab, tetapi gelangnya bisa: satu detik dengan 𝒱WaveMed menampilkan dalam bahasa Arab golongan darah, alergi penisilin, obat tekanan darah yang sedang diminum, dan nomor ketua rombongan. Paramedis menelepon ketua rombongan, yang lalu menghubungi kantor maskapai setempat.

  5. Penerbangan pulang

    Sebelum pulang, Mak Aminah memasukkan obat baru yang ia terima di Makkah ke aplikasi WaveMed, lalu dengan bantuan ketua rombongan memperbarui gelangnya memakai PIN empat digit miliknya. Saat naik pesawat pulang, awak kabin membaca gelang yang sama sekali lagi, dan obat barunya sudah tercantum. Di bandara putranya sudah menunggu. Di bagian mana pun perjalanannya, ia tidak pernah menjadi pasien tanpa nama.

Gelang yang sama di setiap tahap, dalam bahasa pembacanya

  • Diberikan sekaligus saat check-in: penyelenggara mengirim daftar (CSV), lalu WaveMed Desktop dan alat pembaca, yaitu Desktop Writer di konter, menulis patch sesuai urutan daftar. Nomor ketua rombongan dan penginapan ada di setiap patch, dan logo maskapai menemani di pergelangan tangan selama ibadah.
  • Ponsel awak kabin adalah alat pembacanya: 𝒱WaveMed, aplikasi gratis untuk paramedis, petugas penanggap darurat, dan pemadam kebakaran, dipasang di ponsel awak kabin dan ketua rombongan. Di pesawat, awak kabin adalah penolong pertama. Cukup tempelkan ponsel ke gelang selama satu detik, jadi di udara pun tidak perlu internet.
  • Di Tanah Suci, dalam bahasa Arab: RadPatch, patch sistem informasi darurat pribadi, tidak butuh baterai, internet, atau login, dan paramedis membacanya dalam satu detik. Golongan darah, alergi, obat-obatan, informasi darurat diabetes, dan kontak darurat tampil otomatis dalam bahasa pembacanya, dari 27 bahasa, hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah. Tahan air ganda, dengan badan silikon dan cip tersegel, membuatnya tahan terhadap air wudu dan keringat di siang terik.
  • Tidak ada yang menyimpan informasinya: informasi hanya tersimpan terenkripsi di patch jemaah dan hanya bisa diubah dengan PIN empat digit miliknya sendiri. Maskapai dan penyelenggara hanya membantu pemberian patch dan pendaftaran kontak.
  • Sisanya diurus ponsel jemaah: di aplikasi gratis WaveMed ada catatan vaksinasi lengkap dengan nomor lot dan sertifikat, polis asuransi yang siap dibuka dan ditunjukkan di tempat, serta jadwal obat dengan tanda Selesai. Di Tanah Suci, Medicine Finder mencocokkan obat lewat INN bahasa Inggris, peta menunjukkan rumah sakit dan apotek terdekat, dan laporan darurat bisa diganti ke salah satu dari 27 bahasa.
Haji & UmrahDiberikan maskapaiDaftar penyelenggara (CSV)Dibaca awak kabinBahasa Arab di ArafahPenerbangan pulang27 bahasaTanpa internet

Di pergelangan tangan saat berihram, juga di tas yang selalu dibawa

Kelola kesehatan di aplikasi

Dari dokumen sebelum berangkat hingga Tanah Suci dan penerbangan pulang: aplikasi gratis WaveMed

Sertifikat vaksinasi
Lampirkan sertifikat pada catatan
Sertifikat asuransi
Sertifikat asuransi, terbuka saat dibutuhkan
Jadwal obat
Jadwal obat: diminum, dan tercatat
Medicine Finder
Medicine Finder: obat Anda dalam bahasa setempat
Info darurat
Laporan darurat: pilih bahasa di tempat
Peta
Peta: rute, satelit, dan panggil kendaraan

Tampilan asli aplikasi WaveMed (data demo).

Galeri

Tempat dibaca

Cara menerapkannya

  1. Mulai dengan satu musim dan satu penerbangan carter. Kami menyediakan gelang dan Desktop Writer untuk konter.
  2. Path B: penyelenggara mengirim daftar rombongan (CSV) ke maskapai; saat check-in, WaveMed Desktop dan alat pembaca menulis gelang sesuai urutan daftar, lengkap dengan nomor ketua rombongan dan penginapan di setiap gelang.
  3. Pelatihan 20 menit aplikasi pembaca 𝒱WaveMed untuk awak kabin dan ketua rombongan, serta koneksi dengan rumah sakit mitra setempat.
  4. Path A: jemaah dan keluarganya memakai aplikasi gratis WaveMed untuk menyimpan vaksinasi, dokumen asuransi, dan obat, lalu memperbarui patch dengan PIN saat obat berubah. Setelah musim selesai, kasus penanganan dirangkum dan layanan diperluas ke rute reguler.

Pertanyaan umum

Siapa yang menyimpan informasinya, maskapai atau penyelenggara?

Tidak keduanya. Hanya data yang dipilih jemaah yang dimasukkan, tersimpan terenkripsi hanya di patch jemaah, dan untuk mengubahnya diperlukan PIN empat digit miliknya sendiri. Maskapai dan penyelenggara hanya membantu pemberian patch dan pendaftaran kontak.

Apakah bisa dibaca di dalam pesawat?

Bisa. Cukup ada aplikasi gratis 𝒱WaveMed di ponsel awak kabin, lalu tempelkan ke gelang selama satu detik. Tidak perlu internet, jadi gelang terbaca sama baiknya di kabin maupun di tengah keramaian Tanah Suci.

Bagaimana jika jemaah tidak bisa memakai smartphone?

Tidak masalah. Gelang ditulis saat check-in dengan Desktop Writer, dan yang membacanya adalah ponsel awak kabin, ketua rombongan, dan paramedis (sebagian besar Android 8.0 atau lebih baru, dan iPhone keluaran terbaru). Jika jemaah punya ponsel, aplikasi gratis WaveMed juga bisa menyimpan catatan vaksinasi dan dokumen asuransinya.

Dapatkan aplikasinya

Mulailah dengan satu musim dan satu penerbangan carter: gelang dan Desktop Writer untuk konter kami siapkan, dan pelatihan awak kabin serta ketua rombongan cukup 20 menit.

Unduh brosur PDF · Edisi bahasa Inggris